Selasa, 25 Desember 2012

Teroris gagalkan demokrasi


Beritabali.com, Jimbaran. Perdana Menteri Australia, Julia Gillard mengungkapkan bahwa teroris telah gagal dalam upayanya merusak demokrasi Indonesia. Demokrasi di Indonesia justru tumbuh semakin kuat dalam  dalam satu decade terakhir. Hal tersebut disampaikan Julia Gillard dalam sambutan saat Peringatan 10 tahun peristiwa Bom Bali yang digelar di Garuda Wisnu Kencana (GWK) Jimbaran,(12/10/2012)

Menurut Julia Gillard, kedepan perlu ada usaha untuk terus meningkatkan kewaspadaan terhadap terorisme. Termasuk upaya meningkatkan kerjasama dalam melawan terorisme, sebab melawan terorisme tidak dapat dilakukan sendirian. Australia juga akan semakin memperkuat kerjasama dengan Indonesia dalam melawan terorisme.

“Kamiakanberpegang teguh padatekad kami, sebagai orang-orangbebas untukmenjelajahi dunia, tidak terikatoleh rasa takut. Karena kitamemutuskan untukmengalahkan terorisme, tugas kitauntuk merawatsatu sama lain” ujar Julia Gillard

Julia Gillard berharap negara-negara di dunia untuk tetap saling mengingatkan akan bahaya terorisme. Julia Gillard juga berharap mereka yang menjadi korban untuk memaafkan mereka yang telah melakukan kejahatan kemanusiaan di Legian, Bali, sepuluh tahun silam.(mlt) 

Analisa :
Saya sangat setuju dengan tindakan pemerintah yang bersatu untuk melawan para teroris , karena tindakan tersebut dapat membuat negara kita menjadi aman dan sejahtera.
Dengan adanya teroris kini negara kita menjadi resah, karena perilaku mereka yang merugikan masyarakat lainnya.

Para waria meminta HAM kepada presiden


Hari HAM, Waria Minta Pekerjaan ke SBY  
TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah waria yang tergabung dalam Forum Komunikasi Waria se-Indonesia (FKWI) menggelar unjuk rasa untuk memperingati Hari Hak Asasi Manusi, 10 Desember, di depan Istana Negara, Senin, 10 Desember 2012. Mereka meminta pemerintah untuk menghargai keberadaannya, termasuk hak untuk mendapat pekerjaan yang layak.

"Hak kami sebagai kelompok minoritas terabaikan. Kami sering dijadikan bahan olok-olokan, bahkan kami sering dirazia oleh kelompok-kelompok tertentu," kata Ketua Forum Komunikasi Waria se-Indonesia, Yulianus Rettoblaut.

Menurut dia, dalam soal pekerjaan, pengusaha masih pilih kasih setelah melihat kondisi fisik para waria. “Padahal kami memiliki kemampuan yang sama," ujar Mami Yulie.

Yulianus, atau akrab disapa Mami Yulie, mengatakan Forum Komunikasi Waria se-Indonesia adalah lembaga berbadan hukum. Karena itu, kata dia, suara mereka dapat mewakili seluruh anggotanya. Menurut Mami Yulie, kelompok waria ini hingga kini menghimpun 8,3 juta waria yang tersebar di seluruh Indonesia. Rata-rata anggotanya bekerja sebagai pengamen, pekerja salon, bahkan pengacara.

“Dengan kondisi fisik yang sedikit berbeda dengan pria normal, mereka susah untuk mencari pekerjaan yang diinginkan. Kondisi ini sudah berlangsung lama dan cenderung dibiarkan begitu saja,” ujarnya

Nanda, anggota Forum Komunikasi Waria dari Jakarta, mengatakan waria kerap mengalami ketidakadilan. Karena itu, kata dia, tidak jarang di antara rekan-rekannya terpaksa terjerumus dalam dunia hitam seperti prostitusi dan tindakan kriminal. "Kami mohon Pak Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyediakan akses mendapatkan perkerjaan yang layak bagi kami. Jangan biarkan kami berbuat yang macam-macam," ujar Nanda.

Dalam catatan Forum Komunikasi Waria, DKI Jakarta merupakan kota yang paling banyak memiliki warga waria. Selanjutnya di Kota Makasar, Sulawesi Selatan, Surabaya, Jawa Timur, dan kota-kota besar lainnya

Analisa :
Semua manusia pasti mempunyai haknya tersendiri , dan mereka pun juga berhak mendapatkan haknya tersendiri .
apabila hak mereka tidak terpenuhi , maka mereka berhak untuk protes kepada pemerintahnya,
seperti contoh diatas, para waria tidak mendapatkan haknya , mereka seharusnya mendapatkan haknya untuk mendapatkan pekerjaan, tetapi mereka tidak mendapatkan hak tersebut. 
tetapi hal tersebut tidak sepenuhnya salah pejabat kita, sebenarnya pejabat kita sudah memberikan lapangan pekerjaan yang cukup , seharusnya para waria tersebut mau merubah penampilannya sesuai dengan jenis kelaminnya, sehingga mereka dapat mendapatkan pekerjaan yang layak.
 

OTONOMI DAERAH


 

INILAH.COM, Jakarta – Penerapan sistem otonomi daerah yang memberikan kekuasaan penuh kepada kepala daerah dinilai tidak berjalan sesuai yang diharapkan. Bahkan cenderung melahirkan penyimpangan oleh kepala daerah.
Salah satunya adalah penyimpangan kekuasaan berkaitan dengan pengusaha. Dalam hal ini, pemerindah daerah dengan kekuasaannya memeras para pengusaha atau investor.
“Karena itu, sudah saatnya otonomi daerah ini diperbaiki. Sebab, ini akan merugikan pengusaha dan menjadi preseden buruk,” ujar Ketua Panja Revisi UU Pemerintahan Daerah, Chotibul Umam Wiranu dalam dialog publik “Otonomi Daerah atau Desentralisasi Korupsi?” di Jakarta, Selasa (11/12/2012).
Hadir pula sebagai pembicara pengusaha Haryadi Sukamdani, dan Ketua Gerakan Indonesia Bersih (GIB), Adhie M Massardi. Menurut Chotibul, kasus mutakhir dalam hal ini menimpa pengusaha kelapa sawit Hartati Murdaya.
Hartati diperas oleh Bupati Buol, Sulawesi Tengah, namun belakangan malah dia yang dijadikan tersangka dengan tuduhan menyuap. “Dalam kasus Buol, menurut saya Hartati secara hukum tidak bisa dipersalahkan, karena posisinya sebagai pihak yang dimintai dana. Kalau dia dihukum nanti jadi jurisprudensi dan ke depan akan semakin banyak pengusaha masuk penjara karena diminta dana oleh kepala daerah,” tegas Chotibul.
Menurutnya, hal itu merupakan konsekuensi dari pemilihan langsung di era otonomi daerah. Ongkos politik pemilihan langsung sangat tinggi sehingga tidak menghasilkan pemimpin yang tidak terbaik. Melainkan, pemimpin yang paling kaya, paling nakal, tapi belum tentu punya integritas. Jika mereka tidak mempunyai dana sendiri, maka pengusaha atau investor menjadi korbannya.
Chotibul menilai seharusnya pengusaha tidak bisa dipersalahkan karena memberi bantuan dana kepada seorang bupati yang hendak maju lagi dalam Pemilukada. Dalam kasus Hartati, jika Hartati dinyatakan bersalah menyuap, maka keputusan itu akan menjadi jurisprudensi. Konsekuensinya, akan banyak pengusaha yang masuk penjara gara-gara memberi bantuan pada seorang bupati.
Sementara itu, pengusaha Haryadi Sukamdani berpendapat di era desentralisasi saat ini ada tiga jenis korupsi yang melibatkan kepala daerah, yakni korupsi yang terkait dengan pembobolan APBD, korupsi yang terkait dengan perijinan usaha dan perijinan investasi, serta korupsi yang terkait dengan pengadaan barang dan jasa.

Khusus korupsi yang terkait dengan perizinan usaha dan investasi adalah hal yang paling memberatkan bagi perkembangan investasi di Indonesia.

“Ada pengusaha yang memang diperas. Dia mau melakukan usaha tapi izin dan lain-lain memerlukan biaya, ada juga pengusaha yang sudah berusaha lalu diganggu,” katanya.

 Dalam kasus Buol, Hartati telah membuka perkebunan kelapa sawit PT Hardaya Inti Plantation (HIP) sejak 18 tahun lalu, dan pada 2012 Bupati Buol meminta dana kepada perusahaan tersebut.
“Yang sangat kita khawatirkan adalah pengusaha yang diganggu ini. Jadi bukan hanya korupsinya yang kita khawatirkan, tapi pembiaran ini juga parah. Ini sinyal sangat buruk bagi dunia usaha,” katanya.
Menurut Haryadi , ada kecenderungan pengusaha yang bersih dan produktif justru dijadikan obyek pemerasan, dan sebaliknya pengusaha yang bermasalah justru dapat tempat.
“Ini tidak sehat, yang biang kerok justru dibiarkan. Ini harusnya ada keseriusan pemerintah untuk melakukan perbaikan,” katanya.
Sedangkan Adhie Massardi, menilai bahwa banyak kasus pemekaran daerah didasari niat jahat, yakni mencari kekuasaan. Kekuasaan itu kemudian dimanfaatkan untuk mengeruk keuntungan. Nah, dalam prkatik ini yang menjadi korban adalah APBD dan pengusaha.

“Kalau daerah yang miskin dan tidak punya potensi ekonomi mereka mengutak-atik APBD, sedangkan di daerah yang potensi ekonominya baik, mereka menekan pengusaha. Ini memang praktik yang tidak sehat dan harus diperbaiki,” tutur Adhie

Analisa :
Dalam hal ini pemerintah seharusnya lebih tegas dalam melaksanakan tugasnya , dan lebih adil dalam memberikan hak untuk masyarakatnya.
sehingga masyarakatnya akan nyaman dengan kepemimpinannya , dengan begitu juga masyarakatnya juga dapat hidup dengan layak sesuai dengan apa yang seharusnya mereka dapaykan.

Senin, 03 Desember 2012

kewarganegaraan

Negara dan Kewarganegaraan

di setiap negara pasti ada masalah tersendiri , hal itu dikarenakan adanya perbedaan pendapat yang biasanya tidak saling menyetujuinya.
contohnya seperti di indonesia saat ini, banyak terjadi perkelahian antar desa atau antar suku di indonesia. rata-rata permasalahannya yaitu adanya perbedaan pendapat atau hal-hal sepeleh lainnya. sebenarnya hal-hal tersebut tidak harus dipermasalahkan, alangkah baiknya jika masalah-masalah tersebut diselesaikan dengan fikiran yang dingin, agar persatuan antar daerah mereka semakin kuat dan terjaga . tetapi mereka tidak memikirkan seperti itu, mereka lebih dominan mendahulukan emosi daripada menyelesaikan masalah dengan musyawarah.
sebagai warganegara yang baik seharusnya kita dapat menjaga nama baik negara kita, agar negara kita tetap maju. dengan kita menjaga nama baik negara kita, maka negara kita tidak akan dianggap buruk oleh negara lain. bahkan negara-negara lain akan menghormati negara kita.

Kamis, 18 Oktober 2012

ANCAMAN REDIKALISME BAGI KEBANGSAAN DI INDONESIA

Bangsa Indonesia saat ini mulai tidak aman , karena semakin hari semakin banyak masalah yang menimpa negara ini. contohnya seperti teroris yang hampir setiap tahun ada, dengan adanya teroris tersebut akan semakin membuat negara kita lebih tidak nyaman lagi. mengapa para pejabat tidak bisa membasmi para teroris tersebut, melainkan mereka lebih asik dengan perbuatannya yang merugikan para masyarakatnya, yaitu KORUPSI. Para pejabat tersebut tidak pernah menyadari akan bagaimana nasib masyarakatnya kelak, dan bagaimana keadaan negaranya kelak. mereka hanya bisa merasakan kesenangan dari apa yang seharusnya itu bukan hak mereka.
Lalu bagaiman dengan masyarakatnya kini yang masih belum mempunyai tempat tinggal yang layak, belum mendapatkan makanan yang sehat. sehingga masih banyak anak-anak yang mengalami gizi buruk dimana-mana.
Mereka seharusnya sadar akan hal itu, karna hanya dengan belas kasih para pejabat, mereka akan mendapatkan apa yang seharusnya menjadi hak mereka. 
Saya berharap semoga para pejabat bisa mencegah para teroris untuk masuk ke negara kita dan para pejabat juga mau mengayomi masyarakatnya, agar masyarakatnya tidak ada yang mengalami kekurangan.

FILOSOFIKU

Saya adalah Naning Fatriani, yang biasa dipanggil Naning. saya tinggal di sidoarjo bersama keluarga saya. saya kini kuliah di IAIN Sunan Ampel Surabaya.
Saya merupakan anag yang bawel, cerewet, cuek. tapi saya bersyukur walaupun saya begitu, tetapi teman-teman sayang sama saya. dan menurut teman-teman saya, saya anaknya asik tidak pemarah dan selalu ada disaat mereka sedang membutuhkan saya. saya menganggap teman-teman saya sudah seperti saudara saya sendiri. karena mereka pun juga slalu ada disaat saya lagi sedih, senang, dan yang lainnya. mereka tidak pernah menginginkan imbalan apapun disaat saya meminta bantuan pada mereka, mereka tulus berteman dengan saya.
saya pun juga demikian, jika mereka sedang membutuhkan pertolongan, saya akan siap membatu teman-teman saya selagi saya masih bisa :)
saya juga tidak pernah memilih-milih teman, saya berteman dengan siapa saja. saya tidak perduli teman saya seagama maupun tidak seagama dengan saya. saya akan lebih senang jika berteman dengan siapa saja, tetapi saya juga harus bisa jaga diri, jika teman saya mengajak atau mengajari saya perilaku yang tidak baik, saya berhak untuk menolaknya. tetapi jika teman saya mengajak atau mengajari saya perilaku yang baik, saya berhak untuk menerimanya.
jadi berteman dengan siapa saja itu tidak masalah, asalkan kita bisa membedakan mana teman yang baik dan yang tidak baik. dan kita juga bisa membedakan mana teman yang tulus pada kita dan mana teman yang hanya akan menjerumuskan kita saja.
inilah saya :)

hakekat dan urgensi pkn

Hakekat dan urgensi pkn , pkn merupakan suatu pelajaran yang mendidik . kenapa ? karena menurut saya dengan adanya pkn , kita dapat mengetahui norma-norma yang ada di lingkungan masyarakat. karena dengan adanya norma tersebut, kita akan bisa lebih menghargai seseorang yang lebih tua atau sebaya dengan kita maupun yang lebih mudah dari kita. dengan begitu, kita juga akan dihargai oleh mereka.
Saya tidak bisa membayangkan, apabila dinegara kita ini tidak ada dan ditidak adakan pkn. bagaimana nasib negara kita ini ?
sekarang saja ada pkn negara kita masih amburadul (tidak beraturan). apalagi kalau tidak ada pkn ? saya bangga karena sampai saat ini pkn masih dipertahankan, dan masih dijunjung dengan baik. pkn bisa merubah moral seseorang, dari yang tidak tau sama sekali tentang moral, hingga menuntun seseorang sampai mengetahui bagaimana moral yang baik itu sebenarnya.
Jadi intinya, dengan adanya pkn semua orang bisa merubah sikap dan moralnya sendiri-sendiri .